Senin, 30 Maret 2026 - Pelaksana Tugas (Plt.) Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, MA, melakukan kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan tersebut disambut oleh Plt. Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Yogyakarta, Tatok Redjadi, ST., MM.
Setibanya di Bandara Internasional Yogyakarta, dr. Andi Saguni bersama General Manager PT Angkasa Pura Yogyakarta, Ruly Arta melakukan monitoring dan evaluasi Posko Siaga Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran lintas sektor, beserta para pemangku kepentingan terkait.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah isu penting terkait kesiapsiagaan kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran. Salah satu topik yang mendapat perhatian khusus adalah peningkatan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit campak. Selain itu, pembahasan juga mencakup upaya penguatan implementasi Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) di lingkungan bandara sebagai bagian dari perlindungan kesehatan masyarakat.
dr. Andi menekankan pentingnya penguatan langkah pencegahan dan kegiatan surveilans di pintu masuk negara, khususnya di Bandara Internasional Yogyakarta. Ia berharap Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Yogyakarta bersama seluruh unsur lintas sektor dapat meningkatkan pengawasan terhadap calon penumpang, guna mencegah penyebaran penyakit campak yang lebih luas serta peningkatan area kawasan tanpa asap rokok di Bandara Internasional Yogyakarta.
“Kolaborasi antar instansi sangat diperlukan untuk memastikan deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi kasus campak, terutama pada momentum mobilitas masyarakat yang tinggi. Selain itu, penguatan Kawasan Tanpa Asap Rokok juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat di bandara,” ujar dr. Andi.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan kesiapsiagaan seluruh pihak semakin optimal dalam menjaga kesehatan masyarakat serta mencegah masuk dan menyebarnya penyakit menular di wilayah Yogyakarta.